“ Jaman Berubah, Kebiasaan berubah, Cara berbisnis pun Berubah, Mereka yang bisa beradaptasi akan dapat Merubah Hidupnya jauh lebih baik. “

Media Pemasaran Online

Memasarkan Produk / Jasa yang kita miliki bukan lagi sebuah pilihan namun keharusan.
Sudah sangat sering sekali kita membaca berita bahwa pengusaha besar gulung tikar akibat kalah bersaing dengan pemasaran online.

Maka bagi Anda yang tidak ingin berakhir seperti mereka yang telat beradaptasi, maka sudah seharusnya membangun bisnisnya secara online saat ini.


Pilihan berpromosi atau bangun bisnis melalui online banyak sekali caranya..
Mulai dari berjualan di Sosial Media, berjualan di Marketplace, berjualan melalui website / aplikasi sendiri.

Sosial media saja sudah banyak banget pilihannya seperti :
Facebook, Instagram, Youtube, tiktok, dan lain – lain.
Sedangkan MarketPalce :
Shoppee, Tokopedia, Bukalapak, Facebook MarketPlace dll

Dari sekian banyak media / tempat mengembangkan bisnis secara online saya mengkategorikan 3 jenis berdasarkan cara pemasarannya.

1. Media Sosial
Media yang satu ini sejatinya adalah tempat bersosialisasi, berinteraksi. Namun media sosial juga sangat efektif digunakan membangun bisnis, berjualan dan membangun brand atau personal brand.

karena sifatnya adalah sosial media, maka di jenis media ini adlaah kekuatannnya adalah di konten dan eksistensi nya.
Semakin menarik kontennya, semakin eksis dan sering muncul maka akan semakin laris nantinya.

Contoh media Sosial adalah Facebook, Instagram, Tiktok, Youtube dll

2. MarketPlace

Kalau yang ini adalah Pasar digital.
Disediakan pihak ke 3 agar penjual pembeli dapat melakukan kegiatan transaksi.


Keamanan dan banyaknya promo menjadi alasan banyak nya jumlah transaksi di media penjualan ini.

Contoh marketplace adalah Shoppee, lazada, buka lapak, tokopedia dll

3. Web atau Toko Online

Website atau aplikasi yang dibangun pemiliknya secara khusus untk transaksi produk – produk pribadi miliknya sendiri.
jadi tidak menumpang atau berjualan di media yang dimiliki orang lain.
Media seperti ini kunci larisnya adalah pinter – pinter mendatangkan pengunjung ke website yang dimilikinya.

4. Media Pesan

Ya seperti namanya, media ini cenderung media untuk berkirim pesan atau chatting.
Kelebihan media pesan ini, kita dapat sewaktu – waktu menghubungi calon pembeli tanpa dibatasi apapun seperti gak pakai algoritma dll.

Contoh media Pesan :

  1. WhatsApp
  2. Telegram
  3. Email
  4. SMS
  5. Dll

Nah mana yang Anda gunakan untuk berjualan roduk atau jasa Anda ??
Anda bisa menggunakan semuanya..


Hanya saja.. terlepas dari kekuatan dan kelemahan masing – masing..
Anda wajib memiliki namanya database Calon Pembeli ( audience ) yang kalau pun Anda tidak bermain sosmed, tidak punya website atau Anda tidak punya toko di Marketplace Anda tetap bisa menghasilkan.
begitu pun jika saat ini Anda sedang jualan di sosmed, marketplace dan web atau toko online..


Anda wajib memiliki datanya..
Jika Anda memiliki database calon pembeli, maka ketika resiko bermain sosmed terjadi seperti akun diblokir atau akun marketplace kena banned Anda masih tetap bisa menghasilkan.
Nah kegiatan mengumpulkan calon pembeli ini dinamakan List Building..


Database adalah Aset berharga para penjual / pebisnis online.
Database bisa berupa email, nomer WA, atau nomer Telepon.

Dari ketiganya, kalau saya berikan pilihan mana yang akan lebih mudah Anda kumpulkan sesuai dengan kondisi saat ini maka pilihannya sebagian besar akan Jatuh ke nomer WhatsApp bukan ??

Nah maka itu ..
Di kelas kali ini saya akan membahas..
“Cara Mudah dan Tepat Mengumpulkan Kontak WhatsApp calon Pembeli. “
Gimana ??


Sudah siap menerima Materinya ??

BAGIAN 2
CARA MEMPEROLEH DATABASE WHATSAPP CALON PEMBELI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *